Number of Pages: 12
Vol. 11 No . 2 Desember 2019 ISSN : 2088 -3145
Jurnal Manajemen Tools
1
PENGARUH MEREK ( BRAND ), KEMASAN ( PACKAGING ) DAN HARGA ( PRICE ) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SELAI BUAH HOMEMADE MARWAH DI MEDAN
Devi Anggriani, S.E., M.Si.
devianggriani@dosen.pancabudi.ac.id – 082274201828
Dosen Program Studi Manajemen Fakultas Sosial Sains Universitas Pembangunan Pancabudi
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merek (brand), kemasan (packaging) dan harga (price) terhadap keputusan pembelian selai buah homemade marwah di Medan. Data penelitian ini diperoleh melalui metode penyajian data dan hasil tanggapan respon den (kuesioner). Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 20.0. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menghubungkan dua variabel atau lebih untuk mempelajari, mendeskri psi, mengungkapkan dan melihat pengaruh antar variabel yang terumus pada hipotesis penelitian. Jumlah sampel penelitian ini adalah 96 orang konsumen selai buah homemade marwah Medan. Data yang di kumpulkan melalui skala Likert dan dianalisis secara statistik dengan uji t dan uji F. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pihak produsen agar dapat mengetahui bahwa konsumen m elakukan keputusan pembelian berdasarkan merek (brand), kemasan (packaging) dan harga (price).
Kata kunci: Merek (brand), Kemasan (Packaging), Harga (Price), Keputusan Pembelian.
I. PENDAHULUAN
Bisnis homemade menjadi trend pilihan bisnis untuk saat ini. Begitu banyak masyarakat yang membangun bisnis rumahan atau homemade di rumah , Salah satunya adalah bi snis homemade selai buah Marwah, Yang berdiri pada tahun 2016 dan terletak di jln. Raya Menteng no. 346 Meda n. Keberhasilan bisnis ini tidak terfokus pada manajemen produksinya saja, namun juga pada manajemen pe masaran. Selai buah homemade Marwah ini optimis ingin memenuhi kebutuhan pasar atau masyarakat yang cenderung ingin istan , higienis tapi tetap sehat. Segmen yang menjadi sasaran strategis selai buah homemade Marwah ini adalah konsumen kalangan kelas ekonomi menengah ke atas. Pasar sa saran ini menetapkan standar kualitas yang cukup tinggi untuk setiap selai buah Marwah, seperti buah yang berkualitas dan masih segar, keseragaman, kebersihan, dan berkesinambungan. Hal tersebut diperkuat lagi dengan varian produk dan atribut produk sepe rti merek, kemasan yang bagus serta menarik dan harga yang bersaing.
Tantangan bagi pemasaran produk selai buah homemade adalah terbatasnya lingkup penjualan produk karena selai buah homemade tidak dapat langsung di pasarkan seperti selai - selai buah yang dijual di toko toko pada umumnya. Produk selai buah homemade Marwah ini tidak menggunakan bahan – bahan yang yang mengand ung kimiawi, seperti bahan pengawet, bahan pewarna dan bahan pemanis buatan, sehingga kelemahan dari selai buah homemade ini adalah tidak dapat tahan lama seperti selai buah yang terdapat di toko, namun selai buah homemade ini memiliki kelebihan yaitu beba s dari zat atau bahan kimia yang tidak baik dampaknya untuk konsumen, karena selai buah homemade Marwah ini di produksi dengan menggunakan bahan bahan alami seperti buah asli yang masih segar dan gula asli, sehingga aman untuk di konsumsi oleh konsumen dan segala usia. Selai buah homemade Marwah ini selain aman untuk kesehatan juga sangat higienis untuk di jadikan pelengkap menu sarapan
Vol. 11 No . 2 Desember 2019 ISSN : 2088 -3145
Jurnal Manajemen Tools
2
pagi, yaitu sebagai selai roti, sehingga sangat cocok untuk kebutuhan masyarakat zaman sekarang yang ingin instan dan higi enis namun tetap aman untuk kesehatan.
Merek ( brand ) sangat penting bagi suatu produk, karena merek merupakan suatu nama atau simbol suatu produk. Semua produk dengan merek tertentu menawarkan keunggulannya, baik melalui kegunaan, kualitas dan sebagainya. Semua penawaran atas produk -produk tersebut di kemas sedemikian menarik sehingga konsumen tertarik “terbujuk” untuk membelinya (Khotler,2009). Selai buah homemade Marwah ini memberi merek yang dapat diingat dengan mudah oleh konsumen yaitu Sela i Buah Marwa h, dengan demikian di harapkan para konsumen selalu ingat dengan merek produk ini dan dapat memutuskan untuk s elalu membeli produk selai buah Marwah .
Kemasan berfungsi sebagai pelindung untuk sebuah produk, terutama produk makanan dan minuman, namun kemasan juga sebagai daya tarik bagi konsumen. Kemasan juga memuat informasi tentang produk, merek, tanggal produksi, tanggal kadaluarsa, dan lain -lain untuk konsumen. Kemasan juga merupakan salah satu proses yang paling penting untuk menjaga kualita s suatu produk dan juga untuk menjaga kemanan produk tersebut. Hal ini berarti kemasan telah menjadi alat pemasaran, sebab peran kemasan dapat menciptakan nilai tersendiri bagi konsumen. Tujuan perusahaan dari kemasan produk itu sendiri adalah bagaimana pr oduknya dapat meraih perhatian dan dibeli oleh konsumen. Kemasan juga akan mempengaruhi keputusan pembelian produk tersebut, yang berarti mempengaruhi tingkat penjualan akan suatu produk. Kemasan adalah aktivitas merancang dan memproduksi wadah dan pembung kus suatu produk (khotler, 2009).
Harga dapat membantu para pembeli untuk memutuskan cara untuk mengalokasikan daya belinya pada suatu barang, jika harga produk tidak tejangkau oleh pembeli, maka produk tidak akan diterima oleh pasar, oleh karena itu pada produk selai buah homemade Marwah memiliki pasar sasaran khusus yang tidak terlalu sensiti f terhadap harga, bahkan bersedia menerim harga dari kualitas produk yang diterima para pembelinya, adapun pasar konsumen produk selai buah Marwah ini adalah masyarakat menengah ke atas yaitu para ibu rumah tangga, pekerja kantoran dan masyarakat yang seri ng berpergian atau travelling. Berikut daftar varian produk dan harga selai buah Marwah :
Tabel 1.1 Daftar varian produk dan harga selai buah Marwah tahun 2016 - 2018
| No. | Varian Produk | Harga/Jar | Ukuran |
|---|---|---|---|
| 01. | Selai Buah Nanas | Rp 30 .000, - | 250 ml |
| 02. | Selai Buah Apel Merah | Rp 50.000, - | 250 ml |
| 03. | Selai Buah Apel Hijau | Rp 50.000, - | 250 ml |
| 04. | Selai Strawberry | Rp 60.000, - | 250 ml |
| 05 | Selai Durian | Rp 80.000, - | 250 ml |
Persaingan merupakan bunga dari kegiatan usaha. Jika tidak ada persaingan, maka tidak akan ada upaya untuk mengembangkan diri, hal itu berlaku juga dalam bisnis selai buah Marwah . Persaingan di dalam bisnis tetap saja sangat berpengaruh bagi setiap pemilik usaha, seperti berpengaruh terhadap omset penjualan setiap tahun . Ini dapat kita lihat pada laporan penjualan selai buah Marwah dar i tahun 2016 sampai tahun 2018 pada Tabel 1.2 berikut ini :
Tabel 1.2 Data penjualan produk selai buah Marwah Tahun 2016 - 2018
| No. | Varian Produk | Tahun 2016 | Tahun 2017 | Tahun 2018 |
|---|---|---|---|---|
| 01. | Selai Nanas | Rp 750.000, - | Rp 1.200.000, - | Rp 1.350.000, - |
| 02. | Selai Buah Apel Merah | Rp 1.500.000, - | Rp 2.400.000, - | Rp 2.750.000, - |
Vol. 11 No . 2 Desember 2019 ISSN : 2088 -3145
Jurnal Manajemen Tools
3
| No. | Varian Produk | Tahun 2016 | Tahun 2017 | Tahun 2018 |
|---|---|---|---|---|
| 03. | Selai Buah Apel Hijau | Rp 1.000.000, - | Rp 1.500.000, - | Rp 1.500.000, - |
| 04. | Selai Strawberry | Rp 2.400.000, - | Rp 3.300.000, - | Rp 4.080.000, - |
| 05. | Selai Durian | Rp 2.160.000, - | Rp 2.800.000, - | Rp 3.500.000, - |
| TOTAL PENJUALAN | Rp 7.810.000, - | Rp 11.200.000, - | Rp 13.680.000, - |
Pemilihan suatu produk dipengaruhi oleh atribut -atribut yang melekat pada produk/jasa baik secara fisik, nyata maupun tidak nyata. Atribut - atribut antara lain merek, kemasan, harga, dan rasa. Berbagai macam atribut dan selera konsumen yang berbeda dari individu yang satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, sebuah perusahaan perlu melakukan penelitian untuk mengetahui faktor -faktor yang mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian .
Berdasarkan latar belakang hal tersebut di atas, maka peneliti melakukan penelitian tentang “Analisis Pengaruh Merek ( Brand ), Kemasan ( Packaging ) Dan Harga ( Price ) Terhadap Keputusan Pembelian Selai Buah Homemade Marwah di Me dan”.
1.2. Tujuan
- Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh merek (brand), kemasan (packaging) dan harga (price) secara parsial terhadap keputusan pembelian selai buah homemade Marwah di Medan.
- Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh merek (brand), kemasan (packaging) dan harga (price) secara simultan terhadap keputusan pembelian selai buah homemade Marwah di Medan.
1.3. Manfaat
- Menambah wawasan pengetahuan peneliti lain tentang persaingan produk selai buah Marwah.
- Menjadi rencana strategis dalam membuat s trategi keputusan produk selai buah Marwah dalam memena ngkan pasar produk selai buah .
II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Merek ( Brand )
a.P engertian Merek
Menurut Tjiptono (2007) merek adal ah produk yang mampu memberikan dimensi tambahan yang secara unik membedakannya dari produk -produk lain yang dirancang untuk memuaskan kebutuhan serupa. Perbedaan tersebut bisa bersifat rasional dan tangible (terkait dengan kinerja produk dari merek bersangkutan) maupun simbolik, emosion al dan intangible (berkenaan dengan representasi merek). (Kotler, 2012) berpendapat bahwa “merek adalah nama, istilah, tanda, simbol atau rancangan atau bahkan kombinasi dari semua tadi yang dimaksudkan untuk menyebutkan barang -barang atau jasa dari seoran g atau sekelompok penjual agar terbedakan dari para pesaingnya”.
b. Manfaat Merek
Menurut Tjiptono (2007), Merek bermanfaat bagi produsen, sebagai:
- Sarana identifikasi untuk memudahkan proses penanganan atau pelacakan produk bagi perusahaan, terutama dalam pengorganisasian persediaan.
- Bentuk proteksi terhadap fitur atau aspek produk yang unik.
Vol. 11 No . 2 Desember 2019 ISSN : 2088 -3145
Jurnal Manajemen Tools
4
- Signal tingkat kualitas bagi para pelanggan yang puas, sehingga mereka bisa dengan mudah memilih dan membelinya lagi di lain waktu.
- Sarana menciptak an asosiasi dan makna unik yang membedakan produk dari para pesaing.
- Sumber keunggulan yang kompetitif, terutama melalui perlindungan hukum, loyalitas pelanggan, dan citra unik yang terbentuk dalam benak konsumen.
- Sumber financial returns , terutama menya ngkut pendapatan masa mendatang.
Sedangkan manfaat merek bagi konsumen adalah:
- Mengidentifikasi asal produk.
- Mengukur tanggung jawab pembuat produk.
- Mengurangi biaya pencarian.
- Sebagai simbol.
2.2. Kemasan (Packaging )
Menurut Kotler (2009) menyatakan bahwa kemasan adal ah semua kegiatan merancang dan memproduksi wadah untuk produk. Adapun unsur -unsur kemasan menurut Philip K otler (2009) adalah ukuran, warna, bahan, bentuk, gambar, tanda merek dan label. Banyak perusahaan yang sangat memperhat ikan kemasan suatu produk sebab perusahaan menganggap bahwa fungsi kemasan tidak hanya sebagai pembungkus tetapi lebih luas dari pada itu. Pengemasan harus mengandung fungsi daya tarik dan daya lindung. Perubahan kemasan sering pula memunculkan kesan dari konsumen karena mereka beranggapan bahwa barang yang di dalamnya juga ikut berubah. Dengan demikian jelaslah bahwa dengan kemasan yang menarik dapat mempengaruhi calon pembeli untuk melakukan pembelian karena kemasan yang menarik setidaknya mempunyai daya tarik dalam pandangan konsumen. Dengan perkataan lain bahwa kemasan berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
2.3. Harga ( Price )
Menurut Buchari (2008) harga adalah nilai suatu barang yang dinyatakan dengan uang . Sedangkan menurut saladin (2007) harga adalah sejumlah uang sebagai alat tukar untuk memperoleh produk/jasa. Menurut Tjiptono (2007) mendefenisikan bahwa “harga adalah satu - satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan atau pendapatan bagi perusahaan”. Marius ber pendapat (2012) bahwa “harga merupakan jumlah uang yang harus konsumen bayarkan untuk mendapatkan suatu produk”. Menurut Dharmesta dan Irawan (2008) harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa produk kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan seju mlah kombinasi dari produk dan pelayanannya.
2.4. Keputusan Pembelian
Konsumen mungkin tidak responsif terhadap promosi penjualan kecuali ada sesuatu di dalamnya walaupun pada kenyataannya ada. Semua teknik promosi akan member i imbalan kepada konsumen (insentif atau perangsang) yang mendorong bentuk perilaku tertentu yang diinginkan oleh para pemasar (Shimp, 200 6). Keputusan pembelian adalah sebuah proses pendekatan penyelesaian masalah yang terdiri dari pengenalan masalah, mencari informasi, beberapa penilaian alternati f, membuat keputusan membeli, dan perilaku setelah membeli yang dilalui konsemen (Kotler, 20 08). Proses pengambilan keputusan tersebut merupakan sebuah pendekatan penyelesaian masalah yang terdiri atas lima tahap yaitu sebagai be rikut: (Kotler dan Keller, 2008) .


